-->

Jumat, 22 Mei 2026

Satu Pekan di Bawah Langit Cianjur

Satu Pekan di Bawah Langit Cianjur

 

Doc. Kelompok pelatihan pengolahan Daging
Angka di spidometer mobil tua itu terus berputar, merayap pasti melewati batasan angka demi angka hingga menyentuh satu titik 876 kilometer. dua belas jam perjalanan darat bukanlah waktu yang sebentar.

Punggung terasa kaku, dan kantuk beberapa kali menyerang, namun sepasang mata tetap menatap lurus ke depan. Ada getar tak biasa di dada sebuah perasaan yang campur aduk antara lelah, haru, dan rasa tidak percaya.
Bagi seorang yang mendedikasikan hidupnya di jalur pendidikan, perjalanan ini seperti sebuah fragmen mimpi yang melompat jadi kenyataan.

“Diundang oleh negara," mengulang kalimat di surat resmi yang tersimpan rapi di dalam tas. Sebuah undangan terhormat untuk berkumpul di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Pertanian Cianjur.

Hari pertama menapakkan kaki di kompleks, atmosfer nusantara langsung menyergap indra. berdiri di tengah halaman, memandangi wajah-wajah baru yang datang dari 38 provinsi berbeda.

Ada yang mengenakan batik dengan motif khasnya, ada yang berdialek lembut khas Jawa, dan ada pula yang membawa ketegasan logat Indonesia Timur. Berbagai suku, bahasa, dan adat istiadat tumpah ruah di satu tempat.

Namun ajaibnya, tidak ada rasa asing. Payung besar bernama "Pelatihan Pengolahan Daging" seolah menjadi lem yang merekatkan seketika.
Setiap pagi, tepat pukul 08.00 WIB, sebuah rutinitas dimulai.

Lonceng waktu seakan mengingatkan tugas mulia dan ratusan peserta lainnya akan berjalan beriringan, melangkah bersama menuju ruang-ruang kelas tempat mengampu ilmu. Di dalam ruangan bukan lagi sekadar angka atau perwakilan daerah, melainkan para pembelajar yang haus akan inovasi demi mencerdaskan anak-anak bangsa yang tak terjangkau oleh sekolah formal.

Di luar jam kelas, kita berkumpul bergandengan menapaki jalanan berpaving, bergurau, dan bercerita tentang kegetiran serta indahnya berjuang di dunia Pendidikan. Kedekatan tumbuh begitu cepat, begitu magis. Saking akrabnya, mereka bagaikan saudara kandung yang sudah saling mengenal dan bertemu setiap hari sejak kecil.

Waktu satu pekan ternyata bergulir secepat kedipan mata. Malam pelepasan pun tiba, ditandai dengan udara Cianjur yang semakin dingin, namun menghangat oleh rasa haru di dalam aula.

Berdiri di sudut ruangan, memandangi sahabat-sahabat saling berjatan tangan saling merangkul saling berpamitan. Sebelum melangkah keluar untuk bersiap kembali menempuh jarak 876 kilometer pulang ke ujung Madura, berbalik menatap sisa-sisa kebersamaan ma. Dengan senyum khasnya dan kerendahan hati yang mendalam,

"Sahabat-sahabatku semua, Mohon maafkan saya, mohon maafkan kami jika selama sepekan berkumpul ada perkataan yang kurang pantas didengar. Mungkin dari logat bahasa Madura saya yang kaku, atau dari gurauan-gurauan saya yang tidak sengaja menyinggung hati kalian selama kita bersama.

Madura Punya Cerita

Kamis, 16 April 2026

PKBM Al-Masthuriyah Desa Basoka Laksanakan TKA Paket B Setara SMP

PKBM Al-Masthuriyah Desa Basoka Laksanakan TKA Paket B Setara SMP

Kegiatan TKA Paket B setara SMP Pkbm Al-Masthuriyah

Melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Masthuriyah Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Paket B setara SMP gelombang khusus pada Sabtu–Minggu, 11–12 April 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh 14 peserta didik ini merupakan bagian dari program Pendidikan Kesetaraan yang difasilitasi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. TKA gelombang khusus tersebut menjadi tahapan penting bagi warga belajar Paket B untuk mengukur capaian kompetensi akademik setara jenjang SMP.

Pelaksanaan TKA dimulai pada sesi satu pukul 07.00 WIB hingga 09.30 WIB. Para peserta terlihat antusias mengikuti ujian yang digelar di PKBM Al-Masthuriyah. Ketua PKBM Al-Masthuriyah menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA berjalan tertib dan lancar dengan pengawasan langsung dari pihak penyelenggara dan tutor pendamping.

“Kami bersyukur TKA gelombang khusus ini dapat terlaksana sesuai jadwal. Ini menjadi bukti komitmen PKBM Al-Masthuriyah bersama Dinas Pendidikan Sumenep untuk memastikan warga belajar tetap mendapat hak pendidikan yang berkualitas,”Mahfud Reyadi ujarnya.

Program Paket B setara SMP di PKBM Al-Masthuriyah menjadi salah satu solusi bagi masyarakat Desa Basoka dan sekitarnya yang sebelumnya belum sempat menuntaskan pendidikan formal di tingkat SMP. Melalui TKA ini, peserta yang lulus nantinya berhak memperoleh ijazah kesetaraan yang diakui negara dan dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK maupun keperluan dunia kerja.

Eva Yuliana Salah satu peserta TKA mengaku termotivasi mengikuti ujian agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Alhamdulillah ada program Paket B di desa kami. Saya bisa belajar sambil bekerja. Semoga hasil TKA ini baik dan bisa lanjut ke Paket C,” tuturnya.

Pelaksanaan TKA Paket B gelombang khusus ini merupakan agenda resmi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep tahun 2026. Dengan adanya gelombang khusus, warga belajar yang terkendala pada jadwal reguler tetap mendapat kesempatan mengikuti evaluasi akademik.

PKBM Al-Masthuriyah berharap kegiatan ini terus mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat, sehingga angka partisipasi pendidikan di Kecamatan Rubaru, khususnya Desa Basoka, semakin meningkat.

Senin, 09 Maret 2026

 Gladi Bersih TKA SD dan SMP Dimulai, Simak Jadwalnya | PKBM AL-MASTHURIYAH

Gladi Bersih TKA SD dan SMP Dimulai, Simak Jadwalnya | PKBM AL-MASTHURIYAH


Gladi Bersih Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah dimulai sejak Senin, 9 Maret 2026. Gladi Bersih TKA merupakan bagian dari tahapan persiapan teknis dan administratif sebelum pelaksanaan TKA utama.

Salah satu ketentuan dalam gladi bersih yaitu murid tidak diwajibkan mengerjakan sampai alokasi waktu berakhir. Capaian terpenting yaitu murid telah mencoba login, memasukkan token, dan berlatih mengerjakan soal.

Murid akan mendapatkan akun sesuai dengan identitas masing-masing sebagaimana terdaftar dalam sistem pendataan TKA. Dengan demikian, diharapkan seluruh murid yang terdaftar memperoleh kesempatan mengikuti gladi bersih.

Jadwal Gladi Bersih

Selain ketentuan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menambah jadwal gladi bersih hingga tanggal 31 Maret 2026. Dengan demikian, keseluruhan jadwal gladi bersih adalah sebagai berikut:

Gelombang 1 : 9–10 Maret 2026

Gelombang 2 : 11–12 Maret 2026

Gelombang Khusus : 14–15 Maret 2026

Gelombang 3 : 16–17 Maret 2026

Gelombang Tambahan : 30–31 Maret 2026

Satuan pendidikan memiliki fleksibilitas dalam mengatur jadwal gladi bersih sesuai dengan kesiapan masing-masing. Pemilihan jadwal gladi bersih bisa berbeda dengan gelombang pelaksanaan TKA utama.

Sebagai contoh, satuan pendidikan yang memilih Gelombang 4 pada pelaksanaan TKA utama dapat memilih mengikuti gladi bersih pada Gelombang 1 atau 2 atau 3 atau Tambahan.

Waktu Pengerjaan Soal

TKA untuk jenjang SD dan SMP hanya mengerjakan soal mata uji Matematika dan Bahasa Indonesia.  Alokasi waktu yang disediakan untuk setiap mata uji masing-masing jenjang diatur sebagai berikut: 

Simulasi TKA SD 2026, Waktu dan Manfaatnya bagi Siswa

Jenjang Waktu         Keterangan

SD         130 Menit Latihan (10 menit)
                Bahasa Indonesia (60 Menit)
                Matematika (60 menit) 
SMP 130 Menit
                Latihan (10 menit)
                Bahasa Indonesia (60 Menit)
                Matematika (60 menit) 



Selasa, 16 Desember 2025

FK PKBM Sumenep Bersama Dinas Pendidikan Studi Tiru Ke Kota Pahlawan | PKBM AL-MASTHURIYAH

FK PKBM Sumenep Bersama Dinas Pendidikan Studi Tiru Ke Kota Pahlawan | PKBM AL-MASTHURIYAH

Photo Bersama Dinas Pendidikan Sumene dan FK Pkbm Sumenep Yang Menggunakan Blangkon Kepala PKBM Buda Utama Surabaya


Peningkatan mutu Pendidikan Nonformal (PNF) serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan prioritas utama bagi setiap daerah. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Sumenep, yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, melaksanakan Studi Tiru ke PKBM Budi Utama Surabaya.

PKBM Budi Utama Surabaya dikenal memiliki keunggulan dalam pengelolaan PNF yang patut dicontoh. Fokus studi tiru pada aspek Inovasi Kurikulum dan Metode Pembelajaran, PKBM Budi Utama menawarkan layanan pendidikan kesetaraan yang dilengkapi dengan kelas keterampilan dan pemberdayaan seperti Barista, Memanah, dan Cooking Class*.

Poin pada Kunci Studi Tiru ini Menganalisis bagaimana PKBM Budi Utama mengintegrasikan kurikulum keterampilan dengan materi kesetaraan agar peserta didik tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga bekal yang relevan untuk dunia kerja.

Target Implementasi FK PKBM Sumenep ingin Merumuskan integrasi kurikulum lokal berbasis potensi Sumenep seperti batik, kerajinan, atau olahan hasil laut ke dalam program kesetaraan.

Mempelajari strategi pengelolaan dan pemanfaatan maksimal sarana prasarana yang ada, termasuk upaya mendapatkan dukungan CSR perusahaan untuk subsidi program pendidikan gratis bagi warga kurang mampu.

Pemeberian Cindramata dari Kabid Paud PNF Dinas Pendidikan Sumenep


Jejaring dan Kemitraan aktif membangun kerjasama dengan perusahaan (CSR) untuk menyelenggarakan program sekolah kejar paket gratis dan mendapatkan dukungan operasional.

Studi tiru ke PKBM Budi Utama Surabaya merupakan langkah strategis bagi Forum PKBM Kabupaten Sumenep untuk memetakan praktik terbaik (*best practices*) dalam peningkatan mutu PNF dan pembinaan UMKM. Hasil studi tiru ini harus segera ditindaklanjuti dengan penyusunan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan, disesuaikan dengan sumber daya dan potensi lokal Kabupaten Sumenep.

Dengan meniru dan memodifikasi model inovatif seperti yang diterapkan oleh PKBM Budi Utama, diharapkan PKBM di Sumenep dapat bertransformasi menjadi pusat pembelajaran masyarakat yang lebih efektif dalam mencerdaskan dan menyejahterakan warga melalui pendidikan dan kemandirian ekonomi(*)

Sabtu, 08 November 2025

 Warga Belajar PKBM Nurul Musthafa dan Al Masthuriyah Ikuti TKA Selama Dua Hari

Warga Belajar PKBM Nurul Musthafa dan Al Masthuriyah Ikuti TKA Selama Dua Hari

Dokumentasi Warga Belajar, TKA Paket C

Sebanyak 32 warga belajar dari dua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yaitu PKBM Nurul Musthafa Ambunten dan PKBM Al Masthuriyah, melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Paket C (setara SMA) selama dua hari penuh. 

TKA ini merupakan asesmen standar yang hasilnya akan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, termasuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Pelaksanaan TKA ini diikuti oleh 18 peserta didik dari PKBM Nurul Musthafa Ambunten dan 14 peserta didik dari PKBM Al Masthuriyah, dengan total 32 orang. 

Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi, mengingat hasil TKA ini akan memberikan laporan capaian akademik individu yang terstandar dan dapat digunakan untuk berbagai kepentingan seleksi pendidikan lanjutan.

Hari Pertama Fokus pada Literasi dan Numerasi Jadwal TKA dibagi menjadi dua hari dengan fokus mata uji yang berbeda:

Hari Pertama difokuskan pada pengujian kemampuan wajib, yang meliputi literasi (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) serta numerasi (Matematika). Rincian waktu pengerjaan sebagai berikut,

 * Latihan: 10 menit

 * Bahasa Indonesia: 45 menit

 * Matematika: 50 menit

 * Bahasa Inggris: 45 menit

Tes pada hari pertama menekankan pada kemampuan penalaran dan pemecahan masalah, sesuai dengan format asesmen modern yang bertujuan mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher-Order Thinking Skills)

Foto Pengawas TKA Paket C dan Kepala Pkbm Nurul Musthafa Ambunten

Hari Kedua Uji Kompetensi Pilihan Sesuai Minat Pada Hari Kedua, peserta dihadapkan pada dua Mata Pelajaran Pilihan yang telah mereka tentukan sebelumnya, biasanya disesuaikan dengan program studi yang mereka minati di perguruan tinggi (seperti Sosiologi, Ekonomi, Fisika, atau Kimia).

 * Latihan: 10 menit

 * Mata Pelajaran Pilihan Pertama: 60 menit

 * Mata Pelajaran Pilihan Kedua: 60 menit

Durasi yang lebih panjang untuk mata pelajaran pilihan ini bertujuan memberikan waktu yang memadai bagi peserta untuk menjawab soal-soal yang lebih spesifik dan mendalam sesuai bidang keilmuan yang mereka pilih.

Baca Juga : DINAS PENDIDIKAN SUMENEP ADAKAN SEMARAK LOMBA AGUSTUSAN

Dengan adanya TKA, diharapkan warga belajar dari pendidikan kesetaraan seperti PKBM juga mendapatkan akses yang setara dan terjamin terhadap pengakuan hasil belajar mereka, sehingga dapat bersaing secara adil di kancah pendidikan tinggi nasional.(*)

Baca Juga : DEWAN PENDIDIKAN SUMENEP KUNJUNGI PKBM AL-MASTHURIYAH

Senin, 01 September 2025

 DINAS PENDIDIKAN SUMENEP ADAKAN SEMARAK LOMBA AGUSTUSAN

DINAS PENDIDIKAN SUMENEP ADAKAN SEMARAK LOMBA AGUSTUSAN


Dinas Pendidikan Sumenep mengadakan Semarak Lomba Agustusan yang melibatkan semua bidang, termasuk pendidikan formal dan non formal. Lomba ini bertujuan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan meningkatkan semangat nasionalisme di kalangan siswa dan masyarakat.

Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Bapak Agus Dwisaputro, menyatakan bahwa lomba ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. "Kami berharap bahwa lomba ini dapat meningkatkan semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan siswa dan masyarakat," ujarnya.


Semua bidang di Dinas Pendidikan Sumenep terlibat dalam lomba ini, termasuk bidang pendidikan formal, pendidikan non formal, dan bidang lainnya. Mereka berpartisipasi dalam berbagai jenis lomba, seperti lomba pidato, lomba menyanyi, lomba membuat poster, dan lain-lain.

"Kami sangat senang dapat berpartisipasi dalam lomba ini dan menunjukkan kemampuan kami," ujar Mahfud Reyadi, salah satu peserta dari PKBM Al-Masthuriyah.



Semarak Lomba Agustusan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, serta meningkatkan semangat nasionalisme dan patriotisme di kalangan siswa dan masyarakat. (Red)

Rabu, 27 Agustus 2025

DEWAN PENDIDIKAN SUMENEP KUNJUNGI PKBM AL-MASTHURIYAH UNTUK PEMBINAAN MUTU PENDIDIKAN

DEWAN PENDIDIKAN SUMENEP KUNJUNGI PKBM AL-MASTHURIYAH UNTUK PEMBINAAN MUTU PENDIDIKAN


Dewan Pendidikan Sumenep melakukan kunjungan ke PKBM Al-Masthuriyah di desa Basoka dalam rangka pembinaan mutu pendidikan. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau dan meningkatkan kualitas pendidikan di PKBM Al-Masthuriyah.


Kepala PKBM Al-Masthuriyah, Mahfud Reyadi, menyatakan bahwa PKBM Al-Masthuriyah sangat berterima kasih atas kunjungan Dewan Pendidikan Sumenep. "Kami berharap bahwa kunjungan ini dapat memberikan manfaat bagi kami dalam meningkatkan mutu pendidikan di PKBM Al-Masthuriyah,"

 

"Sejumlah media sempat ramai memberitakan PKBM Al-Masthuriyah katanya lembaga kami fiktih tidak ada gedung dan tidak pernah ada kegiatan pembelajaran menurut infonya. Namun secara logika kalau kami tidak mengakan kegaiatan Pembelajaran dari mana kami mendapatkan raport pendidikan, yang nyatanya kami punya raport pendidikan setiap tahunya.


Dewan Pendidikan Sumenep melakukan pembinaan dengan cara memberikan arahan dan bimbingan kepada pengelola dan staf PKBM Al-Masthuriyah. Mereka juga melakukan penilaian terhadap mutu pendidikan di PKBM Al-Masthuriyah dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan.


"Kami berharap bahwa PKBM Al-Masthuriyah dapat meningkatkan mutu pendidikan dan menjadi lembaga pendidikan yang lebih baik Kata Nawawi Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep.


Pembinaan mutu pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di PKBM Al-Masthuriyah dan membantu lembaga tersebut dalam mencapai tujuannya. ( Red )

Sabtu, 23 Agustus 2025

TIM ASESSOR BADAN AKREDITASI PROVINSI JAWA TIMUR LAKSANAKAN VISITASI KE PKBM AL-MASTHURIYAH

TIM ASESSOR BADAN AKREDITASI PROVINSI JAWA TIMUR LAKSANAKAN VISITASI KE PKBM AL-MASTHURIYAH


Badan Akreditasi Provinsi Jawa Timur melaksanakan visitasi ke PKBM Al-Masthuriyah Desa Basoka Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep dalam rangka penilaian akreditasi lembaga pendidikan. Tim asesor yang terdiri dari beberapa orang ahli pendidikan melakukan penilaian terhadap berbagai aspek lembaga pendidikan, termasuk kualitas pendidikan, manajemen, dan sarana prasarana.

Kepala PKBM Al-Masthuriyah, Mahfud Reyadi menyatakan bahwa PKBM Al-Masthuriyah sangat siap untuk menghadapi visitasi ini. "Kami telah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk visitasi ini, termasuk dokumen-dokumen yang diperlukan dan sarana prasarana yang memadai," ujarnya.

Tim asesor melakukan penilaian dengan cara observasi langsung ke lembaga pendidikan, wawancara dengan pengelola dan peserta didik, serta memeriksa dokumen-dokumen yang diperlukan. Mereka juga melakukan penilaian terhadap kualitas pendidikan, manajemen, dan sarana prasarana yang ada di lembaga pendidikan.

Hasil visitasi ini akan digunakan sebagai acuan untuk menentukan status akreditasi PKBM Al-Masthuriyah. PKBM Al-Masthuriyah berharap dapat memperoleh hasil yang baik dan dapat mempertahankan status akreditasi yang telah diperoleh sebelumnya. (Red )

Jumat, 22 Agustus 2025

Saung Sinau Wadah Untuk Anak anak Yang Ingin Belajar Bersama | PKBM AL-MASTHURIYAH

Saung Sinau Wadah Untuk Anak anak Yang Ingin Belajar Bersama | PKBM AL-MASTHURIYAH


Saung Sinau, di bawa naungan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Al-Masthuriyah Desa Basoka Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep "Saung Sinau adalah sebuah wadah belajar yang unik dan menarik bagi anak-anak di Desa Basoka! Meskipun belajar di teras rumah, anak-anak tidak menyurutkan semangat mereka untuk belajar. Sebaliknya, mereka tetap bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan belajar di Saung Sinau.


Desa Basoka, sebuah desa yang terletak di [lokasi], memiliki Saung Sinau yang menjadi wadah belajar bagi anak-anak desa. Dengan adanya Saung Sinau, anak-anak dapat belajar bersama dengan teman-teman mereka dalam suasana yang santai dan nyaman.


Saung Sinau Desa Basoka menjadi contoh yang baik tentang bagaimana belajar dapat dilakukan dalam berbagai situasi dan lingkungan. Anak-anak dapat belajar di mana saja dan kapan saja, tidak hanya di dalam kelas atau sekolah.


Dengan demikian, Saung Sinau menjadi wadah yang sangat berharga bagi anak-anak di Desa Basoka, tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai tempat untuk tumbuh dan berkembang menjadi individu yang lebih baik.


Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan di Saung Sinau Desa Basoka antara lain:


* Belajar bersama dengan teman-teman

* Mengembangkan kemampuan sosial dan kerja sama

* Belajar tentang lingkungan sekitar

* Mengembangkan kemampuan kreatif dan imajinatif


Dengan adanya Saung Sinau di Desa Basoka, anak-anak dapat memiliki pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Semoga Saung Sinau dapat terus berkembang dan menjadi wadah belajar yang lebih baik bagi anak-anak di Desa Basoka.

DINAS PENDIDIKAN MELALUI BIDANG PNF BERUPAYA MENINGKATKAN MUTU PKBM | PKBM AL-MASTHURIYAH

DINAS PENDIDIKAN MELALUI BIDANG PNF BERUPAYA MENINGKATKAN MUTU PKBM | PKBM AL-MASTHURIYAH

Dinas Pendidikan Sumenep melalui Bidang Pendidikan Non Formal (PNF) berupaya meningkatkan mutu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) PKBM merupakan salah satu lembaga pendidikan non formal yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat.

Kepala Bidang PNF Sumenep Ibu Lisa Bertha Soetedjo, menyatakan bahwa peningkatan mutu PKBM sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan non formal, "Kami berupaya untuk meningkatkan mutu PKBM melalui berbagai program dan kegiatan, sehingga PKBM dapat menjadi lembaga pendidikan non formal yang berkualitas dan dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat," ujarnya.

Bidang PNF Dinas Pendidikan Sumenep telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan mutu PKBM, antara lain dengan melakukan pelatihan dan pendampingan pengelola PKBM, meningkatkan kualitas kurikulum dan program pendidikan, serta meningkatkan sarana dan prasarana PKBM.

"Kami juga berupaya untuk meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan dunia usaha, untuk meningkatkan mutu PKBM dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat," tambah Kasi Kesiswaan Bapak Supiyanto.

Peningkatan mutu PKBM diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan non formal  dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat. "Kami berharap bahwa peningkatan mutu PKBM dapat meningkatkan kualitas pendidikan non formal, sehingga masyarakat dapat menjadi lebih mandiri dan sejahtera," pungkas ( red )

Jumat, 08 Agustus 2025

ANBK 2025 PAKET C SETARA SMA PKBM AL-MASTHURIYAH

ANBK 2025 PAKET C SETARA SMA PKBM AL-MASTHURIYAH

 

Asesmen Pkbm Al-Masthuriyah

ANBK adalah Asesmen Nasional Berbasis Komputer sebagai upaya penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah.

Asesmen Nasional terdiri dari tiga instrumen utama, yaitu:

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM),

Survei Karakter (SK), dan

Survei Lingkungan Belajar.

Pada bulan Agustus ini, sekolah-sekolah sudah mulai melaksanakan ANBK 2025 berupa Survei Lingkungan Belajar, dan pada bulan September nanti akan dimulai pelaksanaan sinkronisasi simulasi Asesmen Nasional. Sejak 2021, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim resmi mengganti Ujian Nasional (UN) menjadi Asesmen Nasional (AN).



Meski begitu,
Asesmen Nasional tidak menggantikan peran UN dalam mengevaluasi prestasi atau hasil belajar murid secara individual. Melainkan menggantikan peran UN sebagai sumber informasi untuk memetakan dan mengevaluasi mutu sistem pendidikan.

Pkbm Al-Masthuriyah dengan bangga menyatakan berhasil melaksanakan proses ANBK tersebut sebagai salah satu bentuk kewajiban PKBM dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa.

Bimbingan Teknis Pegiat Literasi dan Perpusda Sumenep | TBM AL-MASTHURIYAH

Bimbingan Teknis Pegiat Literasi dan Perpusda Sumenep | TBM AL-MASTHURIYAH

 

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sumenep sukses menggelar Bimbingan Teknis Pendataan dan Pemutakhiran Data Perpustakaan Kabupaten Sumenep Tahun 2025,

Kegiatan yang terlaksana di Ballroom El Malik Hotel itu bertujuan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Giat Membaca (TGM) masyarakat Sumenep.

Yakni dengan melibatkan 150 pustakawan sekolah dan umum. Terdiri dari 65 SD, 43 SMP, 18 SMA, tiga taman baca masyarakat, enam perguruan tinggi, lima perpustakaan khusus rumah ibadah dan 10 perpustakaan umum desa.



”Dalam kegiatan ini kita juga melibatkan pemateri dari Pustakawan Ahli Muda Dispusip Jawa Timur,” katanya.

Rudi menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang standar nasional perpustakaan.

Yang mana setiap perpustakaan dituntut untuk unya Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) agar terindentifikasi keberadaannya. Dengan demikian nanti perkembangan perpustakannya bisa terpantau.

”Apabila sudah memiliki NPP bisa melaporkan perkembangan melalui pemutakhiran data dan diprioritaskan dalam pembinaan dan pengembangan. Semoga kegiatan bimtek ini nanti dapat diaplikasikan oleh pustakawan dan dapat meningkatkan IPLM dan TGM Sumenep,” imbuhnya.

Rabu, 21 Mei 2025

Peringatan IGTKI Dinas Pendidikan Sumenep | PKBM AL-MASTHURIYAH

Peringatan IGTKI Dinas Pendidikan Sumenep | PKBM AL-MASTHURIYAH

Dok. Kasi Ketenagaan sebelah Kiri kepala Bidang Paud dan PNF

Peringatan ke-75 IGTKI-PGRI Kabupaten Sumenep digelar secara sederhana di Alun alun Kota Sumenep, di hadiri oleh kasi Ketenagaan Bapak Ahmad Mufid dan Ibu liza Bertha Soetedjo Kepala Bidang (Paud dan PNF) Pendidikan Non Formal, Selasa 20/05/2025

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Ahmad Mufid Kasi Ketenagaan mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-75 kepada IGTKI-PGRI khususnya Kabupaten Sumenep. 

HUT ke-75 Berkarya Bersama Meningkatkan Kesejahteraan Solidaritas dan Kompetensi Guru Taman Kanak-kanak, untuk Mewujudkan Pendidikan Anak Usia Dini yang Berkualitas Menuju Indonesia Emas. 

Di momentum ini, ia berharap, keluarga besar IGTKI-PGRI yang menjadi pahlawan pendidikan di Kabupaten Sumenep agar terus berupaya membuat terobosan untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Sumenep. 

“Para guru PAUD ini adalah ujung tombak untuk mengarahkan generasi penerus menjadi generasi emas. Karena mereka membangun pondasi, dan karakter anak-anak kita,” ungkapnya.

Menurut Kepala Bidan Paud dan PNF Ibu liza Bertha Soetedjo pembangunan karakter akan berbanding lurus dengan peningkatan daya saing dan menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM)  unggul, yang muaranya adalah kesejahteraan masyarakat.

Kami juga mengajak semua komponen untuk bersama memajukan pendidikan di Kabupaten Sumenep. “Mari kita berjalan bersama, mencari mana yang perlu diurai dan diperbaiki. Kita kerjakan bareng-bareng,” ujar Ibu Liza. 

Dalam kesempatan tersebut juga ditampilkan nyanyi Bersama dan Photo Bersama oleh para guru PAUD, ( Mhd )

Sabtu, 26 April 2025

Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket C Setara SMA | PKBM AL-MASTHURIYAH

Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket C Setara SMA | PKBM AL-MASTHURIYAH


Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al-Masturiyah Desa Basoka Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep Dibawah binaan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur,

Selama Empat hari Sebanyak 17 warga belajar dari berbagai Desa yang terdaftar di PKBM Al-Masturiyah mengukuti Kegiatan Uji Kesetaraan Paket C,

Mereka terlihat antusias dan optimis dalam mengerjakan soal-soal ujian yang diberikan, dengan harapan ujian tersebut bisa membuka jalan bagi mereka untuk mencapai cita-cita dan tujuan hidup yang lebih baik.

Uji kesetaraan ini merupakan salah satu bentuk penjaminan mutu bagi lulusan program pendidikan kesetaraan yang nantinya akan memperoleh sertifikat hasil uji kesetaraan  (bagi yg memperoleh hasil nilai sesuai KKM) dan atau surat keterangan hasil uji kesetaraan,

Kepala Satuan PKBM Al-Masthuriyah, menyatakan bahwa pelaksanaan Uji Kesetaraan ini adalah bagian dari komitmen PKBM Al-Masthuriyah dalam mendukung program pendidikan nasional, khususnya dalam memberikan kesempatan belajar yang lebih luas kepada masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya Uji Kesetaraan ini, para peserta didik dapat memperoleh kesempatan yang sama dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Semoga para peserta dapat lulus dengan hasil yang memuaskan dan mendapatkan ijazah/sertifikat yang diakui setara dengan ijazah SMA. Ia menegaskan, PKBM Al-Masthuriyah terus berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pendidikan di PKBM Al-Masthuriyah, masyarakat dapat menghubungi kantor PKBM atau mengunjungi website resmi Al-Masthuriyah. (Tim Red)

Kamis, 17 April 2025

HALAL BIHALAL TBM AL-MASTHURIYAH

HALAL BIHALAL TBM AL-MASTHURIYAH

 


Hari pertama memulai kegiatan Jum'at 11 April 2025 setelah peserta didik libur panjang Idul Fitri 1446 Hijriyah menjadi momen yang istimewa, Tradisi halal bihalal digelar dengan penuh kehangatan, mempererat tali silaturahmi antar peserta didik, Tutor dan Orang tuan Anak-anak


Acara yang berlangsung di tempat saung sinau  diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan sambutan ketua Taman Baca Masyarakat Al-Masthuriyah dan ditutup dengan doa. Suasana haru dan bahagia terpancar dari wajah para peserta didik yang saling bersalaman dan bermaaf-maafan.


Ketua Taman Baca Masyarakat Al-Masthuriyah Fitri Handayani Puspitasari, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan dan saling memaafkan. "Halal bihalal ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga momen untuk memperkuat persaudaraan dan memulai lembaran baru setelah satu bulan penuh kita puasa dengan hati yang bersih kembali"



Pada kegiatan halal bihalal ini para peserta didik tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. "Senang sekali bisa bertemu teman-teman lagi setelah libur panjang. Halal bihalal ini membuat kami semakin dekat dan semangat untuk belajar bersama," ungkap salah satu peserta didik. Kegiatan hari ini diakhiri dengan kegiatan ramah tamah peserta didik dengan tutor kelas masing-masing dan ramah tamah.


Acara halal bihalal ini diharapkan dapat menjadi awal kembalinya kita dalam memberikan hal kebaikan dalam menjalani proses belajar dengan semangat persatuan dan kebersamaan.


Minggu, 05 Januari 2025

Tanean Lanjheng Tradisi Madura | PKBM AL-MASTHURIYAH

Tanean Lanjheng Tradisi Madura | PKBM AL-MASTHURIYAH

Tanèyan Lanjhang (dalam bahasa Madura) adalah pola permukiman tradisional suku Madura. Taneyan Lanjhang berasal dari bahasa Madura dan terdiri dua kata, yaitu taneyan yang berarti halaman, dan lanjhang yang artinya panjang; jadi taneyan lanjhang merujuk pada halaman rumah yang panjang. Susunan rumah-rumah ini terdiri atas keluarga-keluarga yang mengikatnya. Letak rumah berjejar dengan urutan timur ke barat, sehingga kepemilikan halamannya dipunyai bersama. Secara aturan tradisional, uniknya rumah-rumah ini hanya akan menghadap ke arah utara dan selatan. Satu taneyan lanjhang dihuni keluarga batih yang terdiri dari orang tua, anak, cucu, cicit dan seterusnya.

Minggu, 11 Agustus 2024

Cara Membangkitkan Minat Belajar dan Bakat Anak-anak Butuh Suport Extra Anak Saung

Cara Membangkitkan Minat Belajar dan Bakat Anak-anak Butuh Suport Extra Anak Saung


Belajar dimasa dini merupakan tahap pendidikan dimana anak-anak memulai perjalanan panjang dalam memperoleh ilmu pengetahuan. Keseruan di tempat les tidak hanya mencakup kegiatan di bangku sekolah, tetapi juga dari berbagai aspek kegiatan luar kelas yang dinikmati dan diminati anak-anak selama belajar.


Dalam kegiatan pembelajaran, guru berperan penting dalam menciptakan suasana yang nyaman dan menunjang tumbuh kembang anak. Metode pengajaran yang kreatif dan interaktif menjadi kunci utama untuk menarik perhatian anak - anak untuk belajar dari masa kecil. Misalnya, guru dapat menggunakan permainan edukatif, memberikan cerita pendek, dan melakukan eksperimen sederhana untuk menjadikan pembelajaran lebih hidup.


Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler juga memberikan keseruan tersendiri di sekolah dasar. Mulai dari kepramukaan, seni dan musik, hingga olahraga, anak-anak diajak untuk menjelajahi minat dan bakat mereka. Lomba-lomba antar kelas ataupun antar sekolah juga dapat menjadi ajang untuk menumbuhkan semangat jiwa kompetisi sekaligus meningkatkan rasa kebersamaan dan persaudaraan di antara anak - anak.


Program pembelajaran inklusif juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kegembiraan, keseruan, dan kenyamanan di saat anak-anak belajar. Setiap anak mempunyai kepribadian dan kebutuhan belajar yang berbeda-beda pada setiap individu nya. Dengan memahami perbedaan-perbedaan ini memungkinkan dapat menciptakan program pembelajaran yang bersifat inklusif dan mendukung setiap anak agar merasa diterima dan termotivasi untuk belajar, dan juga untuk mendukung mereka dalam mencari minat dan bakat.


Tidak hanya di dalam kelas ataupun mengikuti ekstrakurikuler, keseruan di sekolah dasar juga dapat ditemukan dalam kegiatan-kegiatan luar sekolah. Kegiatan itu dapat dilakukan dengan berkunjung ke museum, melihat pertunjukan pentas seni, atau piknik bersama yang akan dijadikan momen yang dinanti-nanti oleh anak-anak. Hal ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga memperluas pengetahuan mereka di luar buku pelajaran. Anak-anak juga akan terlatih untuk berpikir kritis, dengan mempertanyakan apa yang mereka lihat kepada gurunya. Dengan berlatih diharapkan anak-anak juga akan terbiasa untuk berpikir kritis. 


Serta melibatkan orang tua dalam proses pendidikan anak juga menjadi aspek yang sangat penting. Pertemuan orang tua-guru, kegiatan bimbingan orang tua, dan partisipasi dalam kegiatan belajar menjadi cara efektif untuk menjembatani komunikasi antara sekolah dan rumah. Dengan demikian, keseruan di sekolah dasar tidak hanya dirasakan oleh anak-anak tetapi juga oleh orang tua. Serta orang tua juga memiliki peran penting yang tidak dapat dilalaikan di rumah, para orang tua wajib membimbing anak-anaknya selama tidak ada pengawasan seorang guru. 


Di zaman sekarang banyak orang tua yang acuh tidak acuh terhadap anaknya, banyak dari mereka berpikir “anakku sudah belajar di sekolah, tidak perlu lagi belajar di rumah” dan itu adalah pemikiran yang sangat salah. Peran keduanya, antara guru ataupun orang tua sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan seorang anak. Apalagi sebagai orang tua seharusnya bisa mendukung bakat dan minat anak.


Kesimpulannya, dalam keseruan belajar, tujuan utamanya bukan hanya menciptakan suasana yang menyenangkan, tetapi juga menumbuhkan minat belajar yang kuat pada setiap anak. Dengan demikian, anak-anak dapat menjalani perjalanan pendidikan mereka dengan semangat dan antusiasme yang tinggi dan tidak luput dari dukungan orang tua, dan mengukir kenangan indah yang akan membentuk dasar kecerdasan dan kepribadian mereka di masa depan. ( Red )


Rabu, 24 Agustus 2022

 Gladi ANBK Gelombang 2 Sub Rayon PKBM Nurul Musthafa Ambunten

Gladi ANBK Gelombang 2 Sub Rayon PKBM Nurul Musthafa Ambunten

Gladi Asesmen Nasional 2022 Paket C Sub Rayon PKBM Nurul Musthafa Ambunten

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Al-masthuriyah Desa Basoka Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep melaksanakan Gladi Bersih menjelang kegiatan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer). Rabu 08/24/22


Kegiatan ini merupakan progam penilaian mutu sekolah, progam kesetaraan di jenjang dasar dan menengah. Progam ini merupakan evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudyaan (Kemendikbud) untuk meningkatkan mutu pendidikan Indonesia dengan memotret input, proses serta output sebuah pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.


Hari ini ada 15 Peserta Didik Paket C Melaksanakan Gladi Gelombang 2 Tanggal 24 - 25 Agustus, Menumpang di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Nurul Musthafa Ambunten Gladi  pelaksanaan ANBK diharapkan mampu mewujudkan pelaksanaan di tanggal 3–4 September tidak mengalami gangguan serta hambatan. Semoga dengan adanya kegiatan Gladi Bersih, siswa pilihan dapat mengerjakan dan menyelesaikan pelaksanaan dengan baik.



Jumat, 12 Agustus 2022

 Webinar Optimation Pelaksanaan Asesmen Nasional 2022 Pendidikan Kesetaraan

Webinar Optimation Pelaksanaan Asesmen Nasional 2022 Pendidikan Kesetaraan



Webinar Optimation Pelaksanaan Asesmen Nasional 2022 Pendidikan Kesetaraan Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jendral Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah,


Bersama Narasumber : Drs. Fauzi Eko Pranyono, M.Pd.






Surat Edaran Cat Off BOP Dapodik Versi 2023

Surat Edaran Cat Off BOP Dapodik Versi 2023

Cat Off Dapodik 2023 Berakhir Tanggal 31 Agustus 2022


Dalam rangka pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik), Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah telah melakukan integrasi data dan pembaruan pada Aplikasi Dapodik versi 2023 untuk satuan pendidikan. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon Saudara memperhatikan hal-hal sebagai berikut:


Aplikasi Dapodik versi 2023, formulir cetak, panduan, dan perangkat pendataan lainnya dapat diunduh pada laman https://dapo.kemdikbud.go.id.


Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) tahun 2023 diberikan kepada satuan pendidikan yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini,


Bantuan Operasional Sekolah, dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan, yang diantaranya sebagai berikut:

mengisi dan melakukan pemutakhiran Dapodik sesuai dengan kondisi riil di satuan pendidikan paling lambat tanggal 31 Agustus 2022;

memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yang terdata pada Dapodik; dan memiliki izin untuk menyelenggarakan pendidikan bagi satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat yang terdata pada Dapodik.



Besaran alokasi Dana BOS dan BOP dihitung berdasarkan besaran satuan biaya Dana BOS dan BOP pada masing-masing daerah dikalikan dengan jumlah peserta didik yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) berdasarkan data pada Dapodik.

 


Memperhatikan hal-hal tersebut di atas, kami minta:


Dinas Pendidikan sesuai kewenangannya untuk:

melakukan bimbingan teknis, sosialisasi, dan layanan teknis Aplikasi Dapodik versi 2023 kepada seluruh satuan pendidikan dalam rangka pemutakhiran Dapodik;


memastikan keberadaan satuan pendidikan di wilayahnya dalam keadaan aktif beroperasi;

memerintahkan satuan pendidikan untuk melakukan pemutakhiran Dapodik semester 1 tahun ajaran 2022/2023 dengan menggunakan Aplikasi Dapodik versi 2023;


memerintahkan satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat dan belum menginput data izin pendirian dan/atau operasional, agar segera melakukan pemutakhiran data melalui laman https://vervalsp.data.kemdikbud.go.id;

memerintahkan satuan pendidikan untuk melakukan perbaikan data atribut NISN sesuai dengan kondisi riil melalui laman https://vervalpd.data.kemdikbud.go.id; dan


memerintahkan satuan pendidikan untuk melakukan pengisian data sarana dan prasarana satuan pendidikan sesuai dengan formulir kondisi sarana dan prasarana yang telah diperbarui melalui laman https://dapo.kemdikbud.go.id.


Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan dan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan sesuai dengan kewenangannya melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan dan/atau satuan pendidikan terkait pemutakhiran Dapodik guna meningkatkan kualitas data.

Demikian Surat Edaran ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.


Sumber | dapo.kemdikbud.go.id