FK PKBM Sumenep Bersama Dinas Pendidikan Studi Tiru Ke Kota Pahlawan | PKBM AL-MASTHURIYAH
![]() |
Photo Bersama Dinas Pendidikan Sumene dan FK Pkbm Sumenep Yang Menggunakan Blangkon Kepala PKBM Buda Utama Surabaya |
Peningkatan mutu Pendidikan Nonformal (PNF) serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan prioritas utama bagi setiap daerah. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Sumenep, yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, melaksanakan Studi Tiru ke PKBM Budi Utama Surabaya.
PKBM Budi Utama Surabaya dikenal memiliki keunggulan dalam pengelolaan PNF yang patut dicontoh. Fokus studi tiru pada aspek Inovasi Kurikulum dan Metode Pembelajaran, PKBM Budi Utama menawarkan layanan pendidikan kesetaraan yang dilengkapi dengan kelas keterampilan dan pemberdayaan seperti Barista, Memanah, dan Cooking Class*.
Poin pada Kunci Studi Tiru ini Menganalisis bagaimana PKBM Budi Utama mengintegrasikan kurikulum keterampilan dengan materi kesetaraan agar peserta didik tidak hanya mendapatkan ijazah, tetapi juga bekal yang relevan untuk dunia kerja.
Target Implementasi FK PKBM Sumenep ingin Merumuskan integrasi kurikulum lokal berbasis potensi Sumenep seperti batik, kerajinan, atau olahan hasil laut ke dalam program kesetaraan.
Mempelajari strategi pengelolaan dan pemanfaatan maksimal sarana prasarana yang ada, termasuk upaya mendapatkan dukungan CSR perusahaan untuk subsidi program pendidikan gratis bagi warga kurang mampu.
Pemeberian Cindramata dari Kabid Paud PNF Dinas Pendidikan Sumenep |
Jejaring dan Kemitraan aktif membangun kerjasama dengan perusahaan (CSR) untuk menyelenggarakan program sekolah kejar paket gratis dan mendapatkan dukungan operasional.
Studi tiru ke PKBM Budi Utama Surabaya merupakan langkah strategis bagi Forum PKBM Kabupaten Sumenep untuk memetakan praktik terbaik (*best practices*) dalam peningkatan mutu PNF dan pembinaan UMKM. Hasil studi tiru ini harus segera ditindaklanjuti dengan penyusunan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan, disesuaikan dengan sumber daya dan potensi lokal Kabupaten Sumenep.
Dengan meniru dan memodifikasi model inovatif seperti yang diterapkan oleh PKBM Budi Utama, diharapkan PKBM di Sumenep dapat bertransformasi menjadi pusat pembelajaran masyarakat yang lebih efektif dalam mencerdaskan dan menyejahterakan warga melalui pendidikan dan kemandirian ekonomi(*)


.jpeg)















