Latih Kemandirian Anak, TBM AL-MASTHURIYAH Basoka Gelar Wisata Edukasi "Uang Kayu" di Pasar Kebun Sumenep
![]() |
| Photo Anak Saung Sinau Basoka Famili Gatring |
TBM AL-MASTHURIYAH Basoka Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, kembali menggelar agenda rutin tahunan family gathering. Kali ini, destinasi yang dipilih adalah Wisata Pasar Kebun yang berlokasi di Desa Kebun Dadap Timur, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep,14/12/2025
Berbeda dengan wisata pada umumnya, kegiatan ini mengusung tema unik: "Belajar Transaksi dan Berhitung". Para peserta yang terdiri dari anak-anak beserta orang tua mereka diajak untuk mengenal sistem ekonomi tradisional yang autentik.
Keunikan Transaksi Menggunakan Uang Kayu
Salah satu daya tarik utama dalam kunjungan ini adalah kewajiban menggunakan uang kuno berbahan kayu sebagai alat pembayaran sah di area pasar. Sebelum memasuki lokasi, seluruh pengelola dan peserta dari Saung tbm al-masthuriyah Basoka harus menukarkan uang rupiah mereka di loket khusus dengan kepingan kayu yang bernilai nominal tertentu.
Sistem ini diterapkan untuk memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak dalam:
Berlatih Berhitung: Menghitung nilai tukar dan sisa kembalian dari setiap transaksi belanja.
Manajemen Keuangan: Belajar mengatur anggaran belanja dengan alat tukar yang terbatas.
Edukasi Sejarah: Mengenal bentuk transaksi zaman dahulu yang jauh dari kesan modern.
Mempererat Kebersamaan dan Mengenal Potensi Lokal
Pengelola tbm al-masthuriyah Basoka menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar liburan biasa. Selain sebagai ajang penyegaran setelah rutinitas belajar, family gathering ini bertujuan untuk mempererat ikatan antara anak, orang tua, dan pengelola Saung dalam bingkai kebersamaan.
"Kegiatan ini adalah agenda rutin tahunan kami. Tujuannya agar anak-anak tidak hanya belajar di dalam kelas atau perpustakaan, tapi juga mengenal wisata di luar daerah mereka (Rubaru) dan belajar bersosialisasi di lingkungan baru," ujar perwakilan tbm al-masthuriyah
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak didik Saung Sinau Basoka dapat meningkatkan kecerdasan kognitif dalam berhitung sekaligus kecerdasan sosial melalui interaksi langsung dengan pedagang dan masyarakat di luar Desa Basoka.
Wisata Pasar Kebun sendiri dipilih karena konsistensinya dalam melestarikan budaya lokal dan memberikan ruang edukasi yang selaras dengan misi literasi yang dibawa oleh tbm al-masthuriyah Basoka(*)




.jpeg)










